KPK Gelar Aanwijzing Jelang Hakordia 2025, Lelang Barang Rampasan hingga Rp289 Miliar. (Sumber: KPK)
Jakarta, The Indonesian Time - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara konsisten menunjukkan kinerjanya dengan memulihkan kerugian negara (asset recovery), melalui lelang barang rampasan negara dalam rangkaian peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025. Total aset yang akan dilelang mencapai 176 lot dari 33 perkara tindak pidana korupsi, senilai total Rp289 miliar.
Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto, mengatakan lelang akan digelar serentak di 22 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Adapun 22 KPKNL tersebut meliputi, Jakarta; Bandar Lampung; Bandung; Bekasi; Bogor; Cirebon; Denpasar; Jember; Kisaran; Kupang; Makassar; Manado; Palembang; Pekanbaru; Purwokerto; Serang; Sidoarjo; Surabaya; Tangerang; Tasikmalaya; Banjarmasin; serta Jayapura.
Guna memastikan setiap rupiah hasil korupsi kembali ke kas negara secara akuntabel, KPK turut membuka sesi aanwijzing (melihat objek lelang) untuk masyarakat. Adapun aanwijzing berlangsung untuk umum di Gedung Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) KPK Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (2/12).
“Masyarakat bisa melihat langsung perhiasan, serta mengecek mesin kendaraan. KPK memastikan barang yang akan dibeli masyarakat sesuai dengan yang diinginkan,” ungkap Mungki saat ditemui di lokasi.
Mungki menjelaskan, aanwijzing kali ini merupakan hasil kerja sama KPK dengan KPKNL Jakarta III. Sejak pagi, lanjut Mungki, masyarakat tampak antusias mengikuti aanwijzing. Bahkan, peserta aanwijzing mencapai lebih dari 100 pengunjung yang datang langsung ke Gedung Rupbasan KPK di Cawang.
“Semua (barang) menarik di sini, apalagi ada barang-barang bergerak di Rupbasan KPK. Hampir semua barang mendapat antusiasme yang sama dari masyarakat,” terang Mungki.
Salah satu masyarakat yang hadir, Sufany, mengungkap barang-barang lelang kali ini sangat menarik perhatiannya. “Yang paling worth it itu emas, karena nilai limitnya memang jauh di bawah pasaran,” ucapnya.
Sementara itu, pengunjung lainnya, Budi, datang dari Tangerang untuk ikut aanwijzing. “Memang sudah lihat di media sosial untuk incar mobil,” tambahnya.
KPK menegaskan, lelang ini sebagai bentuk transparansi dengan cara mengundang langsung peserta lelang untuk melihat serta mengecek kondisi barang yang ditawarkan. “Sehingga tidak seperti membeli kucing di dalam karung,” tambah Mungki.
Penawaran (bidding) lelang Hakordia 2025 sendiri, sudah dibuka sejak 2 hingga 9 Desember 2025 mendatang. Secara keseluruhan, aset rampasan yang akan dilelang, terbagi menjadi 73 lot barang bergerak dan 103 lot barang tidak bergerak.
Nilai limit barang tidak bergerak seperti tanah, bangunan, dan apartemen mendominasi dengan total Rp282,8 miliar. Sementara objek lelang barang bergerak juga bervariasi.
Mulai unit laptop dengan limit terendah Rp667.000. Serta ada pula satu unit mobil SUV Lexus LX570 A/T dengan limit tertinggi mencapai Rp878 juta.
“Tentu harapan kami selaku jaksa eksekutor semua barang lelang laku semua. Kami optimis, terutama untuk barang bergerak bisa laku 100% jadi. Kami pun memastikan hasil lelang seluruhnya akan disetorkan ke kas negara sebagai wujud nyata upaya pemulihan kerugian keuangan negara,” pungkas Mungki.
Bagi masyarakat yang berminat, penawaran dapat dimasukkan secara daring melalui situs resmi lelang Hakordia 2025 https://lelang.go.id. Peserta juga wajib mendaftarkan akun terverifikasi dan menyetorkan uang jaminan sesuai ketentuan masing-masing objek.***
