Wamen Ekraf Apresiasi Bazar Karya Astra, Perkuat Kolaborasi Korporasi dan Pelaku Ekraf. (Sumber: Kemenekraf)
Jakarta, The Indonesian Time - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Irene Umar mengunjungi Bazar Karya Astra bersama Jadi Gini Belajar Bersama (JGBB) yang menjadi ruang kolaborasi antara korporasi, komunitas, dan pelaku ekonomi kreatif dalam memperluas akses pasar produk kreatif lokal. Wamen Ekraf Irene mengapresiasi bazar itu sebagai wadah kolaborasi dan pembelajaran yang mendorong terciptanya dampak nyata bagi pelaku ekonomi kreatif.
“Bazar seperti ini bukan hanya ruang pamer, tetapi juga ruang interaksi dan transaksi yang membuka peluang nyata bagi pelaku UMKM dan kreator lokal untuk naik kelas. Inilah bentuk kolaborasi yang mendorong ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth,” ujar Wamen Ekraf Irene di Bazar Karya Astra yang digelar di Galeri Astra, Menara Astra, Jakarta Pusat pada Kamis, 15 Januari 2026.
Wamen Ekraf Irene menegaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas dan peningkatan nilai tambah produk lokal. Aktivasi ruang kreatif seperti bazar menjadi sarana penting untuk mempertemukan kreativitas pelaku usaha dengan pasar, sekaligus membuka peluang penguatan kapasitas dan daya saing produk kreatif Indonesia.
Bazar Karya Astra yang berlangsung pada 13–15 Januari 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian apresiasi Lomba Foto Astra & Anugerah Pewarta Astra 2025. Kegiatan tersebut menghadirkan pameran karya visual, produk kreatif lokal, serta berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan komunitas dan masyarakat umum.
Beragam produk UMKM dan karya kreatif ditampilkan dalam bazar ini, mulai dari kriya, fesyen, hingga produk berbasis budaya, yang turut memperkuat nilai edukasi dan pemberdayaan ekonomi kreatif. Wamen Ekraf Irene menilai inisiatif Astra bersama komunitas JGBB sejalan dengan semangat kolaborasi hexahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan media dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
“Keterlibatan sektor swasta dalam membuka ruang kurasi dan promosi bagi produk kreatif lokal menjadi kunci agar pelaku ekonomi kreatif tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ucap Wamen Ekraf Irene.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Ekraf untuk terus mendorong terciptanya ruang kolaboratif lintas sektor yang membuka akses pasar, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta memperkuat ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional.***
