Bertemu Ketua Komisi Produktivitas Australia, Menko Airlangga Bahas Rencana Penguatan Kerja Sama Produktivitas Kedua Negara. (Sumber: Kemenko)
Jakarta, The Indonesian Time - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Chair of Australian Productivity Commission Danielle Wood serta Duta Besar Australia untuk Republik Indonesia Roderick Brazier di Jakarta pada Jumat (27/3).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama ekonomi Indonesia–Australia, khususnya dalam peningkatan produktivitas, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan ketahanan ekonomi kedua negara.
"Yang perlu ditekankan bahwa di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia berfokus pada penguatan gerakan peningkatan produktivitas yang berjalan seiring dengan penerapan efisiensi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Menko Airlangga.
Salah satu agenda strategis yang diidentifikasi untuk segera dikembangkan adalah implementasi kajian kebijakan Pemerintah Indonesia terkait penerapan e-Government. Inisiatif ini dinilai memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan produktivitas, bahkan di tengah kebijakan efisiensi yang tengah diberlakukan.
Lebih lanjut, Menko Airlangga menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program PROSPERA. Pada fase kedua program tersebut, Pemerintah Indonesia menyambut baik keterlibatan Australian Productivity Commission, khususnya dalam memberikan rekomendasi kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) guna mendukung reformasi kebijakan dan peningkatan produktivitas nasional.
“Di bawah kerangka PROSPERA Phase II, Australian Productivity Commission diharapkan dapat melakukan riset terkait pengembangan tenaga kerja yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, penyusunan rekomendasi nasional mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan,” jelas Menko Airlangga.
Di samping itu, Menko Airlangga menyoroti urgensi reformasi perpajakan sebagai bagian dari agenda prioritas nasional, serta berharap isu tersebut dapat menjadi fokus dalam implementasi PROSPERA Phase II.
Sementara itu, Chair Wood menyampaikan kesiapan Australia untuk memperkuat kerja sama dalam peningkatan kapasitas sektor layanan publik. Upaya ini diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas, investasi, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di masa depan.
Menutup pertemuan, Dubes Brazier kembali menegaskan komitmen Pemerintah Australia dalam mendukung proses aksesi Indonesia ke Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) serta Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).
Turut mendampingi Menko Airlangga dalam pertemuan ini, yakni Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Dida Gardera, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, Tim Asistensi Menko Perekonomian Raden Pardede, dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.***
