Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Fokus Pencegahan, Pemkot Bandung Perkuat Antisipasi Pohon Tumbang dan Reklame Roboh

Jumat, 03 April 2026 | April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T16:35:08Z
Fokus Pencegahan, Pemkot Bandung Perkuat Antisipasi Pohon Tumbang dan Reklame Roboh. (Sumber: Pemkot Bandung)

Bandung, The Indonesian Time - Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat langkah antisipatif menyusul meningkatnya kejadian pohon tumbang dan reklame roboh akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmatan) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar menyatakan, upaya pencegahan kini menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan pascakejadian.

“Upaya pencegahan itu jauh lebih penting. Jangan sampai kita hanya fokus pada penanganan setelah kejadian. Antisipasi harus dilakukan sejak dini,” ujarnya pada Jumat, 3 April 2026.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Bandung mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah, mulai dari Diskarmatan, Satpol PP, BPBP, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) untuk melakukan pengecekan menyeluruh di lapangan.

Salah satu fokus utama adalah memastikan kekuatan struktur reklame yang tersebar di berbagai titik kota. 

Pemeriksaan ini dinilai penting untuk mencegah potensi robohnya konstruksi saat diterpa angin kencang.

“Kami mendorong agar dilakukan pengecekan kekuatan struktur reklame secara berkala. Ini harus melibatkan dinas teknis dan juga para pemilik reklame,” jelasnya.

Selain itu, langkah antisipasi juga dilakukan terhadap pohon-pohon rawan tumbang. 

Diskarmatan bersama instansi terkait mengimbau agar dilakukan pemangkasan dahan serta asesmen terhadap kondisi pohon, terutama yang sudah rapuh atau memiliki akar yang melemah.

“Pohon yang sudah tua, dahannya rapuh, atau akarnya tidak kuat harus segera ditangani. Ini penting untuk menghindari kejadian yang membahayakan masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Diskarmatan beserta dinas pengampu lainnya meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan. 

Bahkan, dalam kondisi tertentu, pasukan cadangan turut disiagakan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi bencana.

“Personel kami siaga penuh. Bahkan jika diperlukan, pasukan cadangan juga kami kerahkan untuk mendukung penanganan di lapangan,” ungkap Soni.

Pemkot Bandung juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan, dengan melaporkan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan, seperti pohon miring atau konstruksi reklame yang terlihat tidak kokoh.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan risiko dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir, serta keselamatan masyarakat tetap terjaga di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.***
×
Berita Terbaru Update