Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Wamen LH Ajak Siswa Sekolah Rakyat Jakarta Timur Kejar Target Pilah Sampah 100%

Jumat, 08 Mei 2026 | Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-08T13:50:27Z
Wamen LH Ajak Siswa Sekolah Rakyat Jakarta Timur Kejar Target Pilah Sampah 100%. (Sumber: Kemen LH)

Jakarta, The Indonesian Time - Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mengajak para siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 9 Cipayung, Jakarta Timur, untuk memilah sampah sebagai dukungan terhadap target Jakarta memilah sampah 100%.

“Presiden sudah memberi target 2029 semua sampah di Indonesia terkelola 100%, untuk itu Gubernur Jakarta juga akan deklarasi pilah sampah 100%, tanpa partisipasi teman-teman semua, tidak mungkin sampah itu bisa tertangani dengan baik. Kami ingin bantuan adik-adik semua untuk mulai memilah sampah, dari lingkungan sendiri,” ujar Wamen Diaz.

Hal ini disampaikan dalam kunjungan yang dilakukan Wamen Diaz. Dalam kunjungan tersebut, Wamen Diaz memberikan bantuan sarana dan prasana pengelolaan sampah organik berupa 5 unit komposter.

“Kami KLH memberikan bantuan komposter, supaya paling tidak sampah organik bisa selesai di sini, ga perlu dibawa ke Bantargebang”.

Selain komposter, Wamen Diaz juga menyerahkan sejumlah tumbler kepada siswa serta Buku Saku Pengelolaan Sampah di Sekolah dan Modul Pengelolaan Sampah Pendidikan Berasrama kepada pihak sekolah untuk mendukung pengelolaan sampah dari hulu.

“Mohon Bu Kepala Sekolah agar komposter dan tumbler ini digunakan dengan baik, supaya para pelajar terus menggunakan itu, tidak membuang-buang sampah sembarangan, dan tidak membuang sampah tanpa pengelolaan,” jelas Wamen Diaz.

SRMA 9 Jakarta Timur adalah salah satu Sekolah Rakyat yang sudah beroperasi sejak Juli 2025 dengan total 50 siswa kelas X. Sebagai sekolah dengan predikat Menuju Sekolah Adiwiyata. Kepala Sekolah SRMA 9 Jakarta Timur, Kundriyah, menyampaikan bahwa SRMA 9 Jakarta Timur telah mendorong etika lingkungan kepada para siswa.

“Sekolah kami telah memasukan materi kelestarian lingkungan dalam mata pelajaran, melakukan program reduksi plastik dan komposter sekolah, dan memberikan setiap kelompok siswa tanggung jawab pada satu pohon atau tanaman,” ujar Kundriyah.

Salah satu siswi SRMA 9 Jakarta Timur, Nazila Barqiah Harum, mengungkapkan pengalaman bersekolah di Sekolah Rakyat ini telah menumbuhkan kesadaran tentang lingkungan.

“Dulu, saya tipikal orang yang biasa aja tentang lingkungan. Semenjak saya sekolah di sini dan mendapat pengajaran caranya memilah sampah dengan benar, saya menjadi paham tentang kebersihan untuk kita,” terang Nazila.

Dalam kunjungan ini Wamen Diaz menegaskan komitmen KLH/BPLH untuk melakukan pembinaan agar SRMA 9 bisa mendapatkan predikat Sekolah Adiwiyata ke depannya. “Kita akan berikan pendampingan agar sekolah ini bisa mengolah sampah semakin baik lagi. Kita perhatikan supaya sekolah ini bisa mendapat Sekolah Adiwiyata”.***
×
Berita Terbaru Update