Pelatihan Terjun Payung Bagi Personel Korps Brimob Polri Tahun 2026 Resmi Dibuka. (Sumber: Divisi Humas Polri)
Bogor, The Indonesian Time - Komandan Satuan Latihan Brimob Korbrimob Polri Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto, resmi membuka Pelatihan Terjun Payung bagi personel Korps Brimob Polri Tahun Anggaran 2026 dalam upacara di Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026).
Pelatihan berlangsung selama 28 hari, mulai 27 Oktober hingga 23 November 2026, diikuti 40 personel dari Korbrimob dan Satbrimob Polda, yang terdiri dari Pasukan Gegana, Pasukan Pelopor, Satlat Brimob, Bid TIK, serta Satbrimob Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah. Mereka akan dibina oleh 16 instruktur dengan dukungan 16 personel Kolat dan pendukung latihan.
Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi: Satlat Brimob Cikeas, Kolam Renang Pelopor Korbrimob, dan Bandara Internasional Kertajati, Majalengka. Peserta akan menempuh materi pengantar terjun payung, pengenalan peralatan, pelipatan parasut, teknik exit, pattern, prosedur darurat, hingga latihan melayang menggunakan simulator Wind Tunnel.
Komandan Satuan Latihan Brimob Korbrimob Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto, selaku inspektur upacara membuka kegiatan secara resmi, disertai penyematan tanda instruktur dan peserta latihan. Suasana upacara diwarnai penghormatan pasukan, penyanyian Mars dan Hymne Brimob, serta doa bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Dansatlat Brimob menegaskan bahwa pelatihan terjun payung bukan sekadar peningkatan keterampilan teknis, melainkan pembentukan mental, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi tugas operasional. Beliau berharap seluruh peserta mampu menyerap seluruh materi dengan sungguh-sungguh, menjaga keselamatan selama pelatihan, serta menjadi agen penularan pengetahuan dan keterampilan di kesatuan masing-masing.
“Pelatihan ini kami selenggarakan untuk membentuk personel Brimob yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental. Kami berharap para peserta mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat di lapangan, serta siap mendukung tugas operasional kepolisian di mana pun dibutuhkan,” ujar Dansatlat Brimob.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Korbrimob dalam membangun personel yang tangguh, adaptif, dan siap siaga. Ketika parasut akhirnya mengembang di udara Kertajati, bukan hanya keterampilan yang diuji, melainkan juga kesiapan Brimob menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dari segala arah.***
