Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kemenko PM dan Alumni Universitas Terbuka Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 09 April 2026 | April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-09T16:34:03Z
Kemenko PM dan Alumni Universitas Terbuka Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat. (Sumber: Kemenko PM)

Bogor, The Indonesian Time - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar membuka Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) yang mengusung tema ‘Transformasi untuk Negeri: Peran Strategis dan Partisipasi Aktif Alumni UT dalam Mendukung Program Pemerintah untuk Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan’.

“Apresiasi kepada Ikatan Alumni Universitas Terbuka dan seluruh pihak yang mewujudkan forum ini sebagai ruang kolaborasi memikirkan masa depan pemberdayaan masyarakat. Saya yakin, Alumni Universitas Terbuka, sangat terbuka pada perubahan dan juga siap menjadi pembuka gerbang kemajuan bangsa,” ucap Menko Muhaimin dalam pesan kunci yang disampaikan di Syariah Hotel Lorin, Sentul, Bogor, Kamis (09/04/2026).

Pemerintah menekankan pentingnya perubahan paradigma pembangunan sosial dari pendekatan karitatif menuju pemberdayaan. Bantuan sosial tetap diperlukan sebagai perlindungan dasar, namun pemberdayaan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan dampak jangka panjang.

“Pengentasan kemiskinan harus ditopang oleh penciptaan lapangan kerja dan peluang usaha yang luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Menko Muhaimin menyebut Universitas Terbuka memiliki potensi besar dengan jumlah alumni mencapai 2,3 juta orang yang tersebar di berbagai sektor dan wilayah Indonesia. 

Potensi ini menjadi modal sosial yang sangat kuat untuk mendorong pemberdayaan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Kemenko PM mengajak seluruh alumni Universitas Terbuka untuk berperan aktif sebagai agen pemberdayaan melalui berbagai inisiatif, antara lain penguatan riset dan kajian berbasis kebutuhan lapangan, dukungan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu, keberlanjutan pendidikan lulusan Sekolah Rakyat, pengembangan UMKM alumni, serta perluasan layanan kesehatan preventif melalui program cek kesehatan gratis.

“Kami mengajak seluruh alumni Universitas Terbuka untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaya. Pemberdayaan masyarakat adalah amanat konstitusi yang harus kita jalankan bersama,” ucap Menko Muhaimin.

Pemerintah memastikan setiap kebijakan dan anggaran negara berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. 

“Pembangunan harus berjalan dengan prinsip keberpihakan, sehingga tidak ada satu pun rakyat yang tertinggal,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenko PM dan Universitas Terbuka juga melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk penguatan sinergi dalam mendukung pelaksanaan kebijakan bidang pemberdayaan masyarakat, khususnya program-program prioritas Presiden Prabowo.***
×
Berita Terbaru Update