Penguatan Kelembagaan KEK Lido Dukung Akselerasi Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. (Sumber: Kemenko Perekonomian)
Jakarta, The Indonesian Time - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) terus diperkuat sebagai instrumen strategis dalam mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah. Di tengah berbagai tantangan global yang masih berlangsung, Pemerintah berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui penguatan tata kelola kawasan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada pelaku usaha.
“Selamat atas tugas dan amanat yang baru selaku Kepala Bagian Pengawasan dan Pengendalian di KEK Lido. Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, seluruh penugasan kita harus diarahkan untuk menjaga agar perekonomian Indonesia tetap tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso dalam acara Pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Keuangan pada Administrator KEK Lido di Jakarta, Senin (9/6).
Dalam kesempatan yang sama, Sesmenko Susiwijono menyoroti berbagai tantangan yang saat ini dihadapi perekonomian nasional, mulai dari tingginya ketidakpastian global, dinamika nilai tukar rupiah, hingga fluktuasi pasar keuangan. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, khususnya bagi jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Sekretariat Jenderal Dewan Nasional KEK yang memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian berbagai indikator ekonomi nasional.
Lebih lanjut, Sesmenko Susiwijono menegaskan bahwa KEK memiliki peran strategis dalam mendorong investasi, membuka lapangan kerja, meningkatkan penerimaan negara, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Oleh karena itu, seluruh jajaran pengelola KEK diharapkan terus memperkuat kinerja dan mempercepat pengembangan kawasan agar manfaat ekonomi yang dihasilkan semakin optimal.
KEK Lido yang resmi beroperasi sejak tahun 2022 saat ini terus menjalankan proses pengembangan kawasan guna meningkatkan kontribusinya terhadap investasi dan penciptaan lapangan kerja. Sebagai KEK yang berfokus pada sektor pariwisata, pengembangan kawasan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah sekaligus memperkuat daya tarik investasi nasional.
"Tugas teman-teman di KEK menjadi sangat penting untuk terus mendorong kinerja kawasan, khususnya dalam menarik investasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kontribusi terhadap PDB nasional maupun PDRB di masing-masing daerah," pungkas Sesmenko Susiwijono.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut yakni jajaran pejabat Kemenko Perekonomian serta Setjen Denas KEK.***
