Ketua MA Ajak Aparatur Peradilan Maknai Pelayanan Lewat Turnamen Tenis Meja Peringati HUT KE-81 RI dan MA RI. (Sumber: Mahkamah Agung)
Jakarta, The Indonesian Time - Mahkamah Agung (MA), Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H. mengingatkan seluruh aparatur peradilan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat pencari keadilan. Pesan tersebut ditegaskan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas berbagai fasilitas negara yang dinikmati jajaran MA dari pajak rakyat.
Hal ini disampaikan Ketua MA saat membuka Turnamen Tenis Meja Piala Bergilir Ketua MA dan Piala Sekretaris MA di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Selasa, 28 Juli 2026. Ajang kejuaraan olahraga ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-81 Mahkamah Agung.
"Kita bisa menikmati gedung dan fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh negara di kantor Mahkamah Agung, dan fasilitasnya sudah sangat baik. Itu adalah nikmat dari negara, maka kita harus tahu bahwa fasilitas yang kita nikmati sekarang itu berasal dari pajak rakyat," ujar Prof. Sunarto dalam pidato pembukaannya
Oleh karena itu, Ketua MA menegaskan konsekuensi logis dari penggunaan fasilitas negara tersebut adalah komitmen untuk mengembalikan hak rakyat melalui pelayanan hukum dan keadilan yang prima.
Menurut Prof. Sunarto, kualitas pelayanan peradilan yang baik secara langsung akan berdampak positif pada peningkatan kepercayaan publik (public trust) terhadap lembaga peradilan. Untuk mencapai hal tersebut, ia mengajak seluruh insan peradilan untuk tiada henti melahirkan inovasi baru demi mempermudah masyarakat pencari keadilan.
Melalui ajang olahraga dan silaturahmi ini, aparatur diminta aktif mencari terobosan baru dalam pelayanan publik sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental guna mendongkrak efektivitas kerja. Selain itu, para pegawai diimbau untuk meniatkan pekerjaan dengan tulus, sehingga beban kerja tidak sekadar menggugurkan kewajiban melainkan menjadi sarana beribadah.
"Saya yakin kalau kita memberikan pelayanan yang baik ditambah lagi dengan niat yang tulus, Bapak dan Ibu sekalian tidak hanya menggugurkan kewajiban melaksanakan pekerjaan, tetapi juga memperoleh pahala kebaikan dari Allah SWT," tuturnya.
Selain sebagai ajang silaturahmi, turnamen tenis meja ini dipandang memiliki manfaat strategis untuk menjaga kebugaran fisik dan mental para pegawai, yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kinerja lembaga.
Guna menyemarakkan peringatan hari jadi tersebut, turnamen tenis meja dikemas secara inklusif dan kompetitif. Rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung intensif selama lebih dari dua pekan, mulai tanggal 28 Juli hingga 14 Agustus 2026.
Antusiasme jajaran peradilan terlihat dari tingginya partisipasi para pegawai. Tercatat sebanyak 88 peserta perorangan dan 18 unit beregu dari berbagai satuan kerja Eselon I di lingkungan Mahkamah Agung siap memperebutkan gelar juara.
Dalam ajang ini, panitia mempertandingkan lima kategori perlombaan guna memfasilitasi berbagai jenjang jabatan serta kelompok umur. Kategori tersebut meliputi laga khusus eksekutif yang diikuti jajaran Pimpinan, Hakim Agung, Pejabat Eselon I dan II, hingga Hakim Tinggi Pemilah Perkara. Selain itu, terdapat pula kategori Tunggal Putra yang terbagi dalam dua kelompok usia, yakni 45 tahun ke atas dan 45 tahun ke bawah, serta persaingan di kategori Tunggal Putri dan Beregu Antarunit Kerja.***
