Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KPK Ajak Generasi Muda Samarinda Berani Kritis Lewat Benarbenar Podcast

Senin, 31 Agustus 2026 | Agustus 31, 2026 WIB Last Updated 2026-08-31T13:52:30Z
KPK Ajak Generasi Muda Samarinda Berani Kritis Lewat Benarbenar Podcast. (Sumber: KPK)

Samarinda, The Indonesian Time - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi menggelar kegiatan BenarBenar Podcast Live Samarinda di Main Atrium Big Mall Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (29/8). Mengangkat tema ‘Privilege atau Prestasi?’, KPK mengajak generasi muda tidak hanya membicarakan soal keberhasilan, tetapi juga ikut melihat lebih kritis proses di baliknya. Sebab, kesempatan yang tidak setara, akses yang dimiliki seseorang, hingga relasi dan kedekatan dengan pihak tertentu, dapat bersinggungan dengan persoalan integritas dan konflik kepentingan.

Isu tersebut menjadi semakin relevan di tengah berbagai percakapan generasi muda di ruang digital. Fenomena #KaburAjaDulu, misalnya, menjadi salah satu gambaran keresahan anak muda mengenai kesempatan pendidikan, pekerjaan, pengembangan karier, maupun ruang untuk berkarya.

Kasatgas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Dotty Rahmatiasih, menuturkan KPK melihat keresahan tersebut sebagai momentum untuk membuka percakapan yang lebih luas tentang bagaimana membangun lingkungan yang memberikan kesempatan secara adil sekaligus mendorong setiap individu tetap menjaga integritas. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki keberanian untuk mempertanyakan hal-hal yang selama ini dianggap biasa, termasuk ketika berhadapan dengan kesempatan dan keberhasilan.

“Privilege bukan masalah selama diperoleh dan digunakan secara tepat. Yang menjadi persoalan adalah ketika akses atau kedekatan kemudian digunakan untuk mendapatkan sesuatu dengan cara yang tidak adil. Karena itu, anak muda perlu memiliki keberanian untuk bertanya: apakah ini prestasi, atau ada privilege yang bekerja di baliknya?” ujar Dotty disela-sela acara.

Dotty menambahkan, kemampuan berpikir kritis merupakan bagian penting dari membangun budaya antikorupsi. Terlebih, generasi muda saat ini hidup dalam ekosistem digital yang memungkinkan informasi, opini, dan berbagai fenomena sosial menyebar dengan sangat cepat.

“Kami ingin anak muda tidak sekadar menerima apa yang muncul di media sosial. Mereka perlu membiasakan diri untuk bertanya, memeriksa, dan melihat sebuah persoalan dari berbagai sudut pandang. Sikap kritis seperti inilah yang juga menjadi bagian dari upaya mencegah korupsi,” kata Dotty.

Membawa Isu Korupsi ke Bahasa Anak Muda

Di Samarinda, Andovi dan Jovial Da Lopez bersama Fia hadir sebagai host dan berbincang dengan narasumber kawakan seperti Cing Abdel yang merupakan seorang komedian, presenter, aktor, dan penyiar radio, serta Zainul Arifin seorang content creator dan influencer asal Kalimantan Timur.

Keduanya membahas pengalaman dan pandangan mengenai privilege, kesempatan, kerja keras, serta pencapaian, untuk melihat bagaimana seseorang dapat tetap menjaga integritas ketika memiliki akses atau keistimewaan yang mungkin tidak dimiliki orang lain.

Selain podcast, kegiatan di Samarinda turut menghadirkan kompetisi Stand Up Comedy “Operasi Tangkap Tawa Samarinda” serta berbagai aktivitas hiburan dan kreativitas lainnya. KPK berharap pendekatan tersebut dapat membuat isu antikorupsi lebih mudah diterima dan menjadi bagian dari percakapan anak muda, termasuk di ruang digital.

“Korupsi sering kali tidak dimulai dari sesuatu yang besar. Ia bisa berawal dari pembenaran-pembenaran kecil, seperti menganggap wajar menggunakan koneksi untuk mendapatkan sesuatu, memberikan keistimewaan kepada orang terdekat, atau mengambil kesempatan yang seharusnya menjadi hak orang lain. Karena itu, membangun integritas harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari,” tuturnya.

BenarBenar Podcast Live sendiri merupakan pendekatan kampanye antikorupsi KPK yang dirancang untuk mendekatkan isu integritas dan korupsi dengan kehidupan sehari-hari generasi muda, khususnya Gen Z. Alih-alih menghadirkan pesan antikorupsi dalam format yang formal, KPK hadir melalui podcast, komedi, hingga berbagai aktivitas kreatif yang dekat dengan karakter anak muda.

Dari Samarinda, Berlanjut ke Bandung dan Jakarta

BenarBenar Podcast secara berkala juga tayang melalui kanal YouTube Suara Antikorupsi, dengan mengangkat berbagai isu yang relevan dengan kehidupan generasi muda. Setelah Samarinda, rangkaian BenarBenar Podcast Live akan berlanjut ke Bandung dan Jakarta pada September dan Oktober 2026. Setiap kota akan mengangkat isu dan menghadirkan narasumber yang berbeda sesuai dengan fenomena serta keresahan anak muda di masing-masing wilayah.

Melalui rangkaian tersebut, KPK ingin memastikan kampanye antikorupsi tidak hanya berbicara kepada generasi muda, tetapi juga berbicara dengan bahasa mereka dan membuka ruang bagi anak muda untuk ikut membangun percakapannya.

“Ketika anak muda mulai berani mempertanyakan apakah sebuah keberhasilan lahir dari prestasi atau privilege, pada saat yang sama mereka sedang belajar mengenali pentingnya kesempatan yang adil, proses yang jujur, dan integritas,” tutup Dotty.***
×
Berita Terbaru Update