Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Gubernur Kalbar Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV ke Manokwari

Selasa, 16 Juni 2026 | Juni 16, 2026 WIB Last Updated 2026-06-16T11:58:03Z
Gubernur Kalbar Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV ke Manokwari. (Sumber: Pemprov Kalbar)

Kalimantan Barat, The Indonesian Time - Gubernur Kalimantan Barat, Dr. H. Ria Norsan, M.M., M.H., melepas Kontingen Kalimantan Barat yang akan mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat. Pelepasan dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan prestasi seni paduan suara gerejawi sekaligus membawa nama baik Kalimantan Barat di tingkat nasional, bertempat di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin (15/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Kontingen Kalimantan Barat. Hadir pula Ketua Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat Rostini Halgawati, S.H., M.A., mewakili Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kalimantan Barat Drs. Fran Nazarius, serta Plt. Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Dr. Dr. Sinuradi, S.Th., M.Pd.K.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa syukur dan pemberangkatan yang dipimpin Plt. Pembimas Kristen. Suasana semakin semarak dengan penampilan dua peserta kategori solo anak, yakni Alodia Morafin Lumbang dari Kota Pontianak untuk kategori usia 7–9 tahun dan Davinia Simarmata dari Kota Pontianak untuk kategori usia 10–13 tahun.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan empat pesan utama kepada seluruh anggota kontingen. Pertama, seluruh peserta diminta menjaga kesehatan, pola makan, istirahat yang cukup, serta memperkuat kekompakan selama mengikuti rangkaian kegiatan di Manokwari. Menurutnya, keharmonisan sebuah paduan suara lahir dari kebersamaan dan solidaritas antarpeserta.

Kedua, Gubernur meminta seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama masa latihan. Ajang Pesparawi Nasional diharapkan menjadi pembuktian bahwa Kalimantan Barat memiliki potensi seni dan talenta rohani yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Ketiga, para peserta diingatkan agar menjadi duta daerah yang baik dengan menjaga sikap ramah, disiplin, santun, serta menjunjung tinggi sportivitas. Selain itu, kontingen juga diminta menghormati adat istiadat dan budaya masyarakat Papua Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan.

Pesan keempat yang disampaikan Gubernur adalah agar setiap penampilan dimaknai sebagai bentuk ibadah dan pelayanan kepada Tuhan. Menurutnya, hasil perlombaan memang ditentukan oleh dewan juri, namun yang terpenting adalah memberikan kesaksian melalui pelayanan terbaik dalam setiap lagu yang dibawakan.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pianis, ofisial, serta pengurus LPPD Provinsi Kalimantan Barat yang telah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi ajang nasional tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum LPPD Provinsi Kalimantan Barat Fran Nazarius melaporkan bahwa kontingen Kalimantan Barat berjumlah 206 orang yang terdiri atas 166 peserta atau penyanyi, 12 pelatih dan pianis, 22 ofisial pendamping, serta enam personel tim kesehatan dan pendukung. Mereka berasal dari Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, dan Kota Pontianak.

Kontingen Kalimantan Barat akan mengikuti 10 kategori lomba yang merupakan hasil seleksi Pesparawi Daerah X Kalimantan Barat di Kabupaten Melawi pada tahun 2023. Pada Pesparawi Nasional XIV tahun 2026, Kalimantan Barat menargetkan peningkatan prestasi dengan raihan minimal tujuh medali emas, meningkat dibandingkan perolehan lima medali emas pada penyelenggaraan sebelumnya. Target tersebut diharapkan mampu membawa Kalimantan Barat sejajar dengan provinsi-provinsi terbaik di Indonesia dalam ajang Pesparawi Nasional.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Akcaya dari Gubernur Kalimantan Barat kepada Ketua LPPD yang kemudian diteruskan kepada Wakil Gubernur selaku Ketua Kontingen. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan sebagai simbol semangat kebersamaan sebelum keberangkatan menuju Manokwari melalui Bandara Supadio dalam beberapa gelombang mulai 17 hingga 25 Juni 2026.***
×
Berita Terbaru Update